Go to Top
  • No products in the cart.

5 Software (Gratis) Pelengkap ZBrush

ZBrush, walaupun sangat powerful sebagai software 3D graphic, lebih menspesialisaikan dirinya sebagai software digital sculpting dan juga berfungsi untuk melakukan detailing model 3D yang Anda buat, tidak berfungsi sebagai one-stop animation suite. Karena itu penggunaannya tidak dapat terlepas dari penggunaan software lain. Kecuali apabila Anda memang ingin mengkhususkan diri untuk menjadi spesialis digital sculptor.

Zb4_screenBerikut ini beberapa software yang bisa Anda dapatkan secara free dari internet, dan mereka dapat berfungsi dengan sangat baik untuk mendampingi ZBrush.

Software-software berikut ini tidak umum digunakan dalam produksi, dan CGPixol akan cenderung lebih menganjurkan untuk menggunakan software yang disediakan oleh studio Anda.

Sculptris

Sculptris

Sculptris

Sculptris adalah software digital sculpting yang ditawarkan oleh Pixologic secara free (gratis). Sculptris memiliki interface (antarmuka) yang sangat bersih, sederhana dan sangat jelas, sehingga siapapun bisa mendownload software ini dan mencicipi digital sculpting.

Namun tentunya Sculptris tidak sepowerful ZBrush, yang walaupun memiliki interface yang lebih kompleks, namun bisa mengakomodasi berbagai keperluan dan sudah menjadi de facto standard untuk digital sculpting.

Meskipun demikian, Scuptris tidak bisa diremehkan, dilihat dari galeri hasil karya para artist yang menggunakan software ini.

http://pixologic.com/sculptris/

Wings 3D

Wings 3D

Wings 3D

Berbeda dengan beberapa software sculpting yang lain, dengan menggunakan ZBrush Anda dapat menciptakan objek baru dari scene yang benar-benar kosong. Dari Sini Anda bisa menggunakan ZSphere untuk membentuk garis besar objek yang akan Anda buat.

Kendati demikianworkflow menggunakan base mesh cukup umum di kalangan ZBrush user. Workflow menggunakan base mesh ini adalah dengan memodel menggunakan software 3D lainnya biasanya menggunakan polygonal modeler, dan setelah base mesh selesai dibuat, mesh tersebut dieksport ke ZBrush (ZBrush dapat mengenali banyak format) untuk disculpting dan diberi detail yang lebih jauh lagi.

Base mesh yang digunakan untuk sculpting di ZBrush biasanya sangat sederhana, hal ini tidak menjadi masalah dengan Wings 3D. Wings 3D juga memiliki interface yang sangat simple dan sangat mudah dimengerti, disertai dengan preset shortcut dari software-software lain, sehingga tidak butuh waktu cukup lama untuk membiasakan diri dengannya.

Wings 3D dapat didownload dari :

http://wings3d.com

Blender

Blender

Blender Video Editor

Blender berusaha menjadi one-stop animation suite, untuk berbagai keperluan. Dan inilah yang menyebabkannya sangat patut untuk dipertimbangkan menjadi pendamping ZBrush.

Blender tidak hanya memberikan fungsi animasi dan modeling 3D, namun juga compositing, video editing dan bahkan memiliki engine game tersendiri.

Selain bisa Anda gunakan untuk membuat base mesh, rigging atau menganimasikan dan merender karya Anda, Blender juga dapat digunakan untuk melakukan testing real time rendering. Blender game engine mensupport OpenGL dynamic lighting, toon shading, animated materials dan juga Normal maupun Parallax Mapping. Singkatnya Anda bisa juga menggunakan Blender untuk mengetest model Anda yang dibuat untuk real time rendering (game).

Di luar itu, Blender juga memiliki sculpting tool, hanya saja seperti Sculptris, sculpting tool di Blender tidak selengkap dan sepowerful yang dimiliki oleh ZBrush. Tidak mengejutkan karena sebelum Tomas Pettersson (pengembang Sculptris) bergabung dengan Pixologic, Blender mengintegrasikan tool-tool Sculptris untuk sculpting di dalamnya. Bisa dikatakan, sculpting di ZBrush adalah versi awal dari Sculptris saat ini.

Sculpting yang disajikan oleh  Sculptris dan Blender masih berada dibawah ZBrush, salah satunya dikarenakan ZBrush memiliki cara yang unik untuk menampilkan area kerja dan tidak menggunakan GPU (Graphics Processing Unit), sedangkan Blender dan Sculptris memerlukannya (OpenGL acceleration), oleh karena itu ZBrush dapat menampilkan jutaan polygon tanpa masalah, sedangkan Blender dan Sculptris sangat tergantung oleh GPU yang Anda gunakan.

Apabila Anda tertarik dengan digital Sculpting, Anda bisa juga mencoba Blender sebelum beralih ke ZBrush dan serius mendalaminya.

Blender dapat diperoleh di :

http://blender.org

The Gimp

The Gimp

The Gimp

Software 2D tetaplah sangat vital untuk pembuatan karya 3D. ZBrush telah memiliki polypaint untuk texture painting yang sangat mengakomodasi para artist 3D. Namun tidak jarang juga Anda mungkin ingin melakukan touch up lebih lanjut dan memfokuskan diri kepada texture yang Anda buat.

Gimp telah dikembangkan belasan tahun, dan menjadi software 2D image editing de facto bagi para pengguna Linux. Saat ini Gimp juga telah diport ke platform Windows dan Mac sehingga Anda dapat menggunakannya berdampingan dengan ZBrush.

The Gimp dapat diperoleh dari

http://gimp.org

InkScape

InkScape

InkScape

Mungkin kurang relevan apabila software vector drawing diangkat disini, namun kurang lengkap sepertinya apabila tidak mengangkat software vector graphic apabila kita membicarakan mengenai software 2D.

InkScape adalah software 2D vector graphics yang bisa Anda gunakan untuk berbagai keperluan, dan yang paling banyak digunakan untuk pembuatan logo. InkScape mensupport format SVG (Scalable Vector Graphics) yang menjadi standard W3C (world wide web consortium), sehingga karya yang Anda buat di InkScape dapat Anda gunakan pada web Anda tanpa masalah. Meskipun terkesan primitif dibandingkan software komersial sejenis, namun InkScape sudah lebih dari cukup untuk keperluan sehari-hari.

InkScape dapat didownload di

http://inkscape.org

Nah, siapkah Anda berkarya menggunakan ZBrush sekarang?

(Joe; 2015)

 

, , , , , , , ,